Sabtu, 25 Agustus 2012

Titik Depresiasi


Mungkin memang benar bahwa cinta membutuhkan pengorbanan. Berkorban hati, pikiran, waktu, bahkan air mata.
Aku cukupkan sampai disini usahaku, mencari cinta. Aku percaya kelak The Power Of Love akan mempertemukan kita. Ya, i believe.
Bukannya aku membencimu, tidak, tidak sama sekali tapi aku hanya menyimpan rasa ini. Aku akan pendam rasa ini seperti yang dahulu. Aku mampu karna aku pernah mengalami hal yang sama seperti ini dulu. Aku mampu karna Tuhan tak akan pernah meninggalkan aku sendirian.
Aku menerima kesedihan ini Tuhan, aku menerima rasa sakit ku ini Tuhan, aku menerima kecemburuan ini, aku menerima ke-egoisanku ini, aku menerima tangisku ini, aku menerimanya, aku menerimanya.
Tolong lepaskan Tuhan, lepaskan, lepaskan, lepaskan. Tolong.....


-Jeje-

Kamis, 05 Juli 2012

Rasaku

Emm.. lama juga nggak posting tulisan. Karna sibuk dengan ini itu yang nggak jelas sekali pokoknya. Nggak terasa ya udah kelas 12 SMA. Bersyukur sekali aku waktu ini tersa begitu cepat berlalu. Menjalani hari demi hari dengan senyuman yang (emm terpaksa). Iya aku terpaksa harus tersenyum karena ini tuntutan peran yang harus aku lalui. Rentetan peran ini harus aku lalui yang menurutku sangat melelahkan. Sudah saatnya aku mengejar mimpi-mimpiku. I'm a dreamer. Aku seorang yang banyak sekali bermimpi. Iya, karena mimpi itu geratissssss !! dan harga antara mimpi besar dan mmpi yang kecil itu sama. Makanya aku memilih mimpi yang besar. Nggak ada undang-undang yang melarang kita untuk bermimpi kok.
Aku mencoba menyikapi kegagalan yang terjadi belakangan ini dengan hati yang ikhlas karna mungkin itu bukan jalanku. Aku sekarang juga harus sedikik berpikir dewasa mulai ngalah sama temen2ku, ngemong mereka yang belum bisa berpikir dewasa, dan yang paling penting aku harus mulai memahami norman.
Emm.. mungkin norman memang orangnya seprti itu, sumpah cueknya ra ketulungan. Ya itulah norman.
Pokoknya aku akan slalu mencoba tegar untuk menjalani hari-hari kedepan. Keep Fight !!

Senin, 23 April 2012

JIKA TIDAK


Aku belajar bagaimana mengerti tentang apa yang kau semaikan di dasar relung hingga mengendap menjadi kerak yang berbatu. Mencari bagaimana mestinya menjadi baik dan baik dan tentu saja terbaik, untuk siapa lagi, tentu saja kau.
Aku menyangkal segala suara yang memuncak di ujung lidahku, menghalanginya keluar di hadapanmu, amarah tentang keegoisan, bahkan aku mulai takut ketika ini akan berujung menjadi apatisme yang justru membuatmu berlari menjauhiku.
Aku ingin mengerti bagaimana besar usahamu menuntunku juga, menunjukkan padaku jalan terang menuju ruang kecil bertitik jendela noda putus asa, karena kau tahu, tanpamu, tanpamu, sampai kapanpun aku tak akan pernah mencapainya.
Obituari membayangiku di tiap hirup nafasku, membayangkan bagaimana aku harus pergi sungguh menyesakkan. Dengan kepastian yang tak jua kau pastikan jadinya. Kau menggantungku, begitu kiasannya, tapi benarkah.
Sungguh, aku hanya menginginkan satu pasti, satu yang membuatmu membuka mata bahwa sekalipun aku telah memilikimu ada sebuah baja tebal di antara kita, yang bahkan Dewi Aprodhit dan merpatinya tak mempu melewati tembok itu.
Kau, kau lah yang bisa mencairkannya dengan amarah kasihmu untuk membuatku meraih jemari lentikmu, mengecup dagumu dan berkedip di hidungmu.
Kumohon, ambil saja segala asaku ini, ambil. Tanamkan pada batinmu yang goyah akan masa lalu yang tak berujung baik. Kumohon,jangan buat aku terseok menunggu buliran pasir beralih dari sisi jam pasir yang bahkan tidak berdiri tegak, sampai kapan.
Cemburuku membutakanku terkadang, kau tahuu ini menyulitkan langkahku. Kau tahu, jangan berlaga menjadi si bisu yang bertuan tuli. Katakan padaku, kau mendengernya, yaa, kau melihatku, melihat bagaimana usahaku.
Datangi aku, rangkul aku, ambil hatiku. Sepenuhnya milikmu jika kau bisa menggenggam apa yang merpati setiakan pada pasangannya ketika musim kawin. Buktikan bahwa kau melebihi simbol cinta yang diberikan Venus kepada Merpati, bahwa kau akan setia pada ada yang kau janjikan, dalam sumpahmu.
Jika tidak, pergilah saja. Aku tak ingin terlalu lama lagi. Tidak.


#ayunormas

Sabtu, 14 April 2012

AKU


Apakah aku harus mengubur sedalam-dalamnya bunga yang sedang bermekaran ini?? Aku jadi takut. Ya takut untuk  berdiri di atas tebing yang curam. Sendiri, diterpa angin dan badai. Mereka tak mau bersahabat denganku. Mereka yang selalu mencoba merobohkan badanku.
Aku bukanlah orang yang kuat. Aku hanya seorang munafik yang hanya mencoba untuk selau tertawa, menyembunyikan rasa (kecewa), mungkin. Aku hanya menyembunyikan rasa sedihku yang selalu datang tanpa diundang. Taukah kau?? Ketika malam datang mereka mengetuk pintu rumahku. Selalu, hampir setiap malam hari. Sebenarnya aku tak ingin membukakan pintu. Tapi apa daya aku? Tanganku selau bergerak. Membuka pintu. Aku sebenarnya benci dengan itu. Aku ingin tertawa lepas. Ingin aku rasanya kuletakkan kepalaku dibahumu. Aku tak pernah minta beban yang ringan pada Tuhan tapi aku selalu berdoa “Semoga Tuhan menguatkan pundakku”.
Aku berpikir, kenapa aku ada??
Karna Tuhan memberiku rasa sukur yang hebat untuk menghadapi semua ini, maka aku ada. 



#ayunormas

Jumat, 09 Maret 2012

Sebuah Kalimat :)


Aku dulu, pernah lihat tulisan di salah catatan teman di FB. Kemudian aku ambil catatan itu. Aku lupa milik siapa FB itu. Beginilah kira-kira catatannya :
“Ya ukhti..izinkanlah aku menghempaskan pandanganku dari dirimu,
memalingkan dari pandangan khianat,aku takut terkena laknatullah,
Sholehah..sebongkah hati yang telah diciptakan-Nya ini kuselipkan di tulang rusukmu,
agar dekat disebelah hatimu,
bukan disebelah empedu yang pahit penuh dengan nafsu..
Cantik..sungguh aku takut Allah akan cemburu padamu,lebih mengutamakanmu dari pada-Nya,
aku trima kehilanganmu daripada kau menjauhkanku dengan Dia,
senjaku..Aku takut Allah tidak memperkenankan kau sebagai akhir penantianku dihari tua kelak,
Mendampingiku membuka lembaran foto album kenangan ,rekaan dunia yang tak berporos waktu..
ukhti..Bila kau bukan milikku..,
aku seraya berdo'a.."Ya rabb,kikislah rinduku yang tlah kutitipkan pada fajar yang masuk dari celah jendela kamarnya tuk menegarkan ia mengawali hari,
dan apabila mimpinya dan anganku tak sejalan maka tegakkanlah hatiku yang tlah rapuh karena melihat senyum pedih berlinang air mata tanda perpisahan darinya,
Bila memang bukan namanya yang kusebut dalam janji setia suciku,maka Cucilah hatiku yang tlah terukir namanya ya rabb, dengan buih-buih air yang ada dilaut,"
Ukhti.. Satu kata yang perlu kau ingatAku cinta kamu karena Allah........”
Sewaktu membaca tulisan tersebut, aku benar-benar merinding dan ingin meneteskan airmata. Aku bertanya. Apakah tulisan tersebut berasal dari dalam hati ataukah hanya tulisan biasa semata. Tapi bila tulisan tersebuat berasal dari hati seorang lelaki, aku salut dengan lelaki yang menulis catatan itu. Berarti bagi lelaki tersebut, wanita yang dicintainya itu sangat-sangat istimewa. :)

normaayus :)

Rabu, 07 Maret 2012

Cerita Jheje :)


Aku akan bercerita tentang suatu hal. Emm, sedikit lucu sih.
Suatu ketika ada seorang temanku, sebut aja namanya Isti. Isti bercerita tentang kelucuan kakaknya yang lelaki yang baru saja menikah. Namanya Mas Roni. Mas Roni itu kerja di Kalimantan terus dia menikah dengan temen smp’nya sebut saja namanya Mbak Widya. Mbak Widya bener-bener masih polos. Sewaktu mereka akan menikah, Mas Roni mengajak Mbak Widyauntuk menyebarkan undangan pernikahan mereka. Tetapi Mbak Widya tidak mau dengan alasan sibuk. Kemudian Isti menanyakan kenapa tidak mau boncengan dengan Mas Roni. Mbak Widya baru bercerita, bahwa dia tidak mau boncengan dengan orang yang belum jad mahromnya. Apalagi berpegangan tangan. Itu perinsipnya. (Subhanallah, masih ada seorang wanita yang seperti itu).Benar-benar seorang bidadari.
Kemudian setelah ia meniikah, masak Mas Roni nggak mau menggandeng Mbak Widya. Kata Isti, sampai semuanya pada ketawa dan bilang “Nggak papa, udah halal itu. Nek tangane nggak mau dipegang, besok tak bilangin bapaknya !” terus pada ketawa lagi. Katanya wajah Mas Roni dan Mbak Widya sampai merah gitu dan malu-malu. 
Ya ampun, so sweet banget deh mereka itu. Aku juga pengen seperti itu. Aku ingin semuanya indah pada waktunya. Aku berusaha menjaga ini Tuhan. Tapi kumohon ampuni aku yang tak sempurna ini. Lindungi aku didalam aku melangkah. Dan akuu sekarang bertanya pada-Mu Tuhan. Apa akku salah mencintainya?? Apakah haram bila aku memikirkannya?? Menyebut namanya??  Tapi bukankah cinta itu sebuah anugrah yang Engkau berikan??
Aku bimbang dengan berbagai pertanyaan yang melayang dalam otakku. Aku bingung. Aku ingin cinta yang halal Tuhan. Mencintainya karena-Mu. Bukan karena nafsu semata.T_T

Lirik Lagu Bunga Citra Lestari Kecewa Lyrics

Kecewa

sedikit waktu yang kau miliki
luangkanlah untukku
harap secepatnya datangi aku
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
sekali ini ku mohon padamu
ada yang ingin ku sampaikan
sempatkanlah
* hampa, kesal, dan amarah
seluruhnya ada di benakku
andai seketika hati yang tak berbalas
oleh cintamu
** ku ingin benar melampiaskan
tapi ku hanyalah sendiri di sini
ingin ku tunjukkan pada siapa saja
yang ada bahwa hatiku kecewa
seperti menunggumu di sini
seperti seharian
berkali ku lihat jam di tangan
demi membunuh waktu
tak kulihat tanda kehadiranmu
yang semakin meyakiniku
kau tak datang
repeat *
repeat **
repeat *
repeat **
normaayus :'(