Minggu, 09 Desember 2012

Aku ingin...


Jangan terburu-buru untuk memulai
Aku ingin memulai semuanya secara alami
Membiarkan ini mengalir begitu saja
Tanpa harus ada paksaan ..
Aku ingin menikmati rasa ini..
Aku ingin menikmati kesendirian ini
Menikmatinya dalam kesabaranku
Menikmati setiap kecemburuanku  
Menikmati rasa kangenku,
Secara diam-diam...
Aku ingin waktu saja nanti yang menulisnya secara bebas diatas semesta
Aku ingin semuanya berjalan alami

@normayusb

Jumat, 07 Desember 2012

Saya tidak tahu

Senja kala itu kembali membawa kelam padaku. Lebih tepatnya mengingatkan aku pada sesuatu yang aku tidak suka. Kau dan kata-katamu. 

Aku ingin bersikap biasa dan seolah tidak terjadi apa-apa. Tapi aku belum bisa, aku berpura-pura dalam tawaku. Aku tahu ini proses hidup. Aku harus mampu melewatinya. 

Aku menyayangimu dalam kesabaranku..
Kelak jika aku memilikimu yang sesungguhnya, itu pasti hadiah dari ALLAH atas kesabaranku..

Dan kali ini ijinkan saya untuk menangis. Sekian :')

Senin, 03 Desember 2012

MUSIM HUJAN, ANGIN MEMBAWA PERGI....


Angin jahat. Hari ini dia membawa Norman pergi. Jauh. Enggak tahu. Bersamaan dengan mendung sore 29 November 2012. Air mata berebut ingin keluar dari peraduannya. Masih seperti mimpi. Hari ini.
          Aku tersenyum pada hujan dan berkata padanya, ‘Terimakasih sudah menemani hari sedihku.’
          Aku juga tersenyum pada angin dan berkata, ‘Angin kamu jahat. Kamu membawa Norman pergi. Angin kalau Norman memang ditakdirkan buatku besok, bawa Norman kembali, lagi.’
          Aku menarik nafas panjang dan berkata pada TUHAN.
‘TUHAN-ku yang baik hatinya. Terimakasih atas rasa sakit ini. Terimakasih sudah menyuruh Angin untuk membawa Norman pergi.  Aku menerimanya TUHAN, aku menerima keputusan-Mu, aku menerima rasa sakit ini, aku menerima kecewa ini, aku menerimanya TUHAN. Tolong hilangkanlah rasa sedih ini. AMIN’
          Aku juga pernah membaca novel Perahu Kertas. Katanya, “Hati tak perlu memilih. Hati tahu kemana ia akan berlabuh....”

          Aku menarik nafas....
Tuhan aku menerimanya :’)

@normayusb
29 Nov 2012
21:54 WIB

Sabtu, 25 Agustus 2012

Titik Depresiasi


Mungkin memang benar bahwa cinta membutuhkan pengorbanan. Berkorban hati, pikiran, waktu, bahkan air mata.
Aku cukupkan sampai disini usahaku, mencari cinta. Aku percaya kelak The Power Of Love akan mempertemukan kita. Ya, i believe.
Bukannya aku membencimu, tidak, tidak sama sekali tapi aku hanya menyimpan rasa ini. Aku akan pendam rasa ini seperti yang dahulu. Aku mampu karna aku pernah mengalami hal yang sama seperti ini dulu. Aku mampu karna Tuhan tak akan pernah meninggalkan aku sendirian.
Aku menerima kesedihan ini Tuhan, aku menerima rasa sakit ku ini Tuhan, aku menerima kecemburuan ini, aku menerima ke-egoisanku ini, aku menerima tangisku ini, aku menerimanya, aku menerimanya.
Tolong lepaskan Tuhan, lepaskan, lepaskan, lepaskan. Tolong.....


-Jeje-

Kamis, 05 Juli 2012

Rasaku

Emm.. lama juga nggak posting tulisan. Karna sibuk dengan ini itu yang nggak jelas sekali pokoknya. Nggak terasa ya udah kelas 12 SMA. Bersyukur sekali aku waktu ini tersa begitu cepat berlalu. Menjalani hari demi hari dengan senyuman yang (emm terpaksa). Iya aku terpaksa harus tersenyum karena ini tuntutan peran yang harus aku lalui. Rentetan peran ini harus aku lalui yang menurutku sangat melelahkan. Sudah saatnya aku mengejar mimpi-mimpiku. I'm a dreamer. Aku seorang yang banyak sekali bermimpi. Iya, karena mimpi itu geratissssss !! dan harga antara mimpi besar dan mmpi yang kecil itu sama. Makanya aku memilih mimpi yang besar. Nggak ada undang-undang yang melarang kita untuk bermimpi kok.
Aku mencoba menyikapi kegagalan yang terjadi belakangan ini dengan hati yang ikhlas karna mungkin itu bukan jalanku. Aku sekarang juga harus sedikik berpikir dewasa mulai ngalah sama temen2ku, ngemong mereka yang belum bisa berpikir dewasa, dan yang paling penting aku harus mulai memahami norman.
Emm.. mungkin norman memang orangnya seprti itu, sumpah cueknya ra ketulungan. Ya itulah norman.
Pokoknya aku akan slalu mencoba tegar untuk menjalani hari-hari kedepan. Keep Fight !!

Senin, 23 April 2012

JIKA TIDAK


Aku belajar bagaimana mengerti tentang apa yang kau semaikan di dasar relung hingga mengendap menjadi kerak yang berbatu. Mencari bagaimana mestinya menjadi baik dan baik dan tentu saja terbaik, untuk siapa lagi, tentu saja kau.
Aku menyangkal segala suara yang memuncak di ujung lidahku, menghalanginya keluar di hadapanmu, amarah tentang keegoisan, bahkan aku mulai takut ketika ini akan berujung menjadi apatisme yang justru membuatmu berlari menjauhiku.
Aku ingin mengerti bagaimana besar usahamu menuntunku juga, menunjukkan padaku jalan terang menuju ruang kecil bertitik jendela noda putus asa, karena kau tahu, tanpamu, tanpamu, sampai kapanpun aku tak akan pernah mencapainya.
Obituari membayangiku di tiap hirup nafasku, membayangkan bagaimana aku harus pergi sungguh menyesakkan. Dengan kepastian yang tak jua kau pastikan jadinya. Kau menggantungku, begitu kiasannya, tapi benarkah.
Sungguh, aku hanya menginginkan satu pasti, satu yang membuatmu membuka mata bahwa sekalipun aku telah memilikimu ada sebuah baja tebal di antara kita, yang bahkan Dewi Aprodhit dan merpatinya tak mempu melewati tembok itu.
Kau, kau lah yang bisa mencairkannya dengan amarah kasihmu untuk membuatku meraih jemari lentikmu, mengecup dagumu dan berkedip di hidungmu.
Kumohon, ambil saja segala asaku ini, ambil. Tanamkan pada batinmu yang goyah akan masa lalu yang tak berujung baik. Kumohon,jangan buat aku terseok menunggu buliran pasir beralih dari sisi jam pasir yang bahkan tidak berdiri tegak, sampai kapan.
Cemburuku membutakanku terkadang, kau tahuu ini menyulitkan langkahku. Kau tahu, jangan berlaga menjadi si bisu yang bertuan tuli. Katakan padaku, kau mendengernya, yaa, kau melihatku, melihat bagaimana usahaku.
Datangi aku, rangkul aku, ambil hatiku. Sepenuhnya milikmu jika kau bisa menggenggam apa yang merpati setiakan pada pasangannya ketika musim kawin. Buktikan bahwa kau melebihi simbol cinta yang diberikan Venus kepada Merpati, bahwa kau akan setia pada ada yang kau janjikan, dalam sumpahmu.
Jika tidak, pergilah saja. Aku tak ingin terlalu lama lagi. Tidak.


#ayunormas

Sabtu, 14 April 2012

AKU


Apakah aku harus mengubur sedalam-dalamnya bunga yang sedang bermekaran ini?? Aku jadi takut. Ya takut untuk  berdiri di atas tebing yang curam. Sendiri, diterpa angin dan badai. Mereka tak mau bersahabat denganku. Mereka yang selalu mencoba merobohkan badanku.
Aku bukanlah orang yang kuat. Aku hanya seorang munafik yang hanya mencoba untuk selau tertawa, menyembunyikan rasa (kecewa), mungkin. Aku hanya menyembunyikan rasa sedihku yang selalu datang tanpa diundang. Taukah kau?? Ketika malam datang mereka mengetuk pintu rumahku. Selalu, hampir setiap malam hari. Sebenarnya aku tak ingin membukakan pintu. Tapi apa daya aku? Tanganku selau bergerak. Membuka pintu. Aku sebenarnya benci dengan itu. Aku ingin tertawa lepas. Ingin aku rasanya kuletakkan kepalaku dibahumu. Aku tak pernah minta beban yang ringan pada Tuhan tapi aku selalu berdoa “Semoga Tuhan menguatkan pundakku”.
Aku berpikir, kenapa aku ada??
Karna Tuhan memberiku rasa sukur yang hebat untuk menghadapi semua ini, maka aku ada. 



#ayunormas