Selasa, 29 Januari 2013
Jumat, 21 Desember 2012
ikhlas...
Mulai kelihatan yayak yang sebenarnya.
Yayak yang cengeng, yayak yang sebentar-sebentar nangis, yayak yang bukan
strong woman. Yayak yang memang itulah dia.
Aku memanglah aku,
aku yang tidak bisa menutupi rasa sedihku. Masih belum percaya sebenarnya
dengan apa yang terjadi beberapa minggu yang lalu. Masih belum yakin dengan
alasan anda mengambil keputusan itu. Aku juga belum sepnuhnya bisa menghapus
anda dari lingkaran kehidupanku. Terlalu banyak tulisan dan khayalan yang kita
pernah lakukan. Butuh waktu yang tidak sebentar untuk benar-benar mem-backspace
semua itu. Aku bukan malaikat, aku seorang wanita yang terlalu cengeng untuk
menghaddapi ini.
Aku mencoba menikamati
kesedihanku ini sampai tanggal 30 desember 2012. Aku memberi batasan waktu
sampai tanggal itu karena aku harus mulai fokus lagi ke targetku UGM PSIKOLOGI.
Itu jurusan yang berat, favorit, banyak peminatnya, kata orang itu susah
masuknya, tapi aku tak peduli. Itu menurut kalian smeuanya, bagiku semuanya
mungkin. Aku punya Tuhan yang tak akan pernah meninggalkanku.
Kesalahan yang sama
terulang lagi, aku membiarkan anda masuk kedalam kehidupanku dan memberikan
sayatan. Mulai besok, aku tak akan membiarkan ini terjadi lagi. Aku menyadari
aku sangat berarti jadi aku tidak akan membiarkan orang masuk ke kehidupanku
tapi hanya untuk memberikan tangisan.
‘...jika ku bukan orangnya, jangan beri aku
harapan itu yang ku mau. Jika ku bukan orangnya jangan pernah katakan sayang
dan cinta....” jika – ten2five.
Tapi aku tak takut
untuk melepas anda, karena anda bukan miliku yang sebenarnya. Sejatinya anda
belum berhak aku miliki. Tuhan akan menggantikannya yang lebih baik. Entah anda
lagi atau yang lainnya, semua akan aku terima dengan lapang dada.
Butuh ruang untuk
bernafas, untuk membalut ini dengan perban.....
Masih terlalu sulit
bagiku untuk memahami semua ini. Hujan apakah kita selalu berbagi dengan
kenangan yang sama ? Setidaknya aku berharap, aku dan anda selalu menatap awan
yang sama. :”””)
@normayusb
Rabu, 19 Desember 2012
Flashback
Hari
ini, aku coba flashback dulu saat
kita masih bersama. Kita pernah sepedaan pertama kalinya. Aku dan anda pakai
bajuk sma2 item lho. Ciyeee budi. Kemudian saat aku ketemu anda di warung pecel
lele. Saat itu anda mau semesteran ekonomi tapi anda tidak punya bukunya (anda
sangat bodoh :P, itu udah jam 8 malem, kenapa enggak dari sore pinjemnya?
upay)- desember 2010.
Anda ngajak aku buat lihat ke pak
bagong, tapi Cuma sebentar karena aku udah di sms di suruh pulang. :@. –
Februari 2011.
Terus
ketika pertama kalinya aku bonceng anda. Waktu anda nganter aku ke sekolah buat
ambil bukunya tiwi+nuri yang mau anda sumbangin ke samigaluh. Anda membelikan
aku mie ayam. (mie ayamnya asin. Inget enggak?) Hihihi. Aku cerita ke anda
banyak banget. Tidak tau kenapa nyaman sekali didekat anda. – mei 2011.
Waktu
tiba-tiba anda ngajak aku buat lihat drama. Aku pikir bayar. Ternyata itu
gratisan (anda sangat suka yg gratisan). Disitu ada ulfah dan temen-temen anda
yang lain. Malu aku jadi pendiem deh (aku kan emang pendiem). Yang kesusu
pengen pulang malah anda padahal aku saat itu menikmatinya. – Juni 2011.
Indah
bukan? Memang indah. Aku kemarin juga membaca sms yang ternyata belum aku
hapus.
Dan sebulan saya tidak ketemu dengan anda,
tiba-tiba pada 29 november 2012 anda memutuskan aku. Horeee, aku patah hati,
lagi :”””).
Alhamdulillah
aku bersukur aku masih bisa patah hati. Katakan padaku, katakan bahwa namaku
yang ada dihati anda, bukan dia !!!
@normayusb
Rabu, 12 Desember 2012
Sore, sepi, hujan....
Terkadang
aku berpikir, aku tidak tahan dengan ini. Dan kamu orang pertama yang membuatku
bertahan dalam keadaan tetap seperti ini. Bertahan untuk sesuatu yang masih
ambigu. Apakah aku harus pergi atau tetap tinggal menunggu suatu keajaiban? Mengapa
kamu tidak menghubungiku ? Sekedar untuk bercerita tentang apa yang terjadi
disekolah kita masing-masing. Berkata : hello
sekarangpun kamu tidak pernah lagi.
Menunggu
kabar darimu adalah sesuatu yang abu-abu. Kamu berharap aku yang menghubungimu
dahulu? Aku sudah sering melakukan hal itu dulu. Kamu tidak menyadari itu. Dan sekarang
aku memutuskan untuk tidak menghubungi kamu sebelum kamu yang menghubungiku.
Kurasa itu keputusan yang tepat. Mungkin
kamu baru sibuk atau mungkin kamu sudah ada teman baru dan mulai melupakanku?
Tapi tenang saja, aku tidak akan pernah
terganggu dengan pertanyaan ‘kenapa kamu
tidak memberikan kabar?’. Karna kamu tidak akan menghubungiku. Karna aku
bukan siapa-siapa lagi untuk kamu. Jadi bagimu, memberikan kabar padaku
bukanlah suatu hal yang penting dalam hidupmu.
Kamu
sekarang juga sepertinya benci denganku. Tapi maaf, aku memang seperti ini. Aku
hidup dengan semua khayalanku. Aku bangga dengan setiap apa yang aku impikan.
Aku hanya membutuhkan orang yang mau mendengarkan setiap khayalanku, mendukung
setiap impianku, bukan orang yang menjatuhkanku. Orang yang setia menepuk bahuku ketika aku
lelah berlari untuk mewujudkan setiap impianku. J
Semoga
kamu selalu dalam keadaan baik-baik saja.
Aku
keluar dan menatap langit sore, aku berharap sesuatu akan menjadi indahh pada
waktunya. Aku tersenyum aku kuat untuk berdiri sendiri. Tapi aku memanglah aku.
Minggu, 09 Desember 2012
Aku ingin...
Jangan terburu-buru untuk memulai
Aku ingin memulai semuanya secara alami
Membiarkan ini mengalir begitu saja
Tanpa harus ada paksaan ..
Aku ingin menikmati rasa ini..
Aku ingin menikmati kesendirian ini
Menikmatinya dalam kesabaranku
Menikmati setiap kecemburuanku
Menikmati rasa kangenku,
Secara diam-diam...
Aku ingin waktu saja nanti yang menulisnya secara bebas
diatas semesta
Aku ingin semuanya berjalan alami
@normayusb
Jumat, 07 Desember 2012
Saya tidak tahu
Senja kala itu kembali membawa kelam padaku. Lebih tepatnya mengingatkan aku pada sesuatu yang aku tidak suka. Kau dan kata-katamu.
Aku ingin bersikap biasa dan seolah tidak terjadi apa-apa. Tapi aku belum bisa, aku berpura-pura dalam tawaku. Aku tahu ini proses hidup. Aku harus mampu melewatinya.
Kelak jika aku memilikimu yang sesungguhnya, itu pasti hadiah dari ALLAH atas kesabaranku..
Dan kali ini ijinkan saya untuk menangis. Sekian :')
Senin, 03 Desember 2012
MUSIM HUJAN, ANGIN MEMBAWA PERGI....
Angin jahat.
Hari ini dia membawa Norman pergi. Jauh. Enggak tahu. Bersamaan dengan mendung
sore 29 November 2012. Air mata berebut ingin keluar dari peraduannya. Masih
seperti mimpi. Hari ini.
Aku tersenyum pada hujan dan berkata
padanya, ‘Terimakasih sudah menemani hari sedihku.’
Aku juga tersenyum pada angin dan
berkata, ‘Angin kamu jahat. Kamu membawa Norman pergi. Angin kalau Norman
memang ditakdirkan buatku besok, bawa Norman kembali, lagi.’
Aku menarik nafas panjang dan berkata
pada TUHAN.
‘TUHAN-ku
yang baik hatinya. Terimakasih atas rasa sakit ini. Terimakasih sudah menyuruh
Angin untuk membawa Norman pergi. Aku
menerimanya TUHAN, aku menerima keputusan-Mu, aku menerima rasa sakit ini, aku
menerima kecewa ini, aku menerimanya TUHAN. Tolong hilangkanlah rasa sedih ini.
AMIN’
Aku juga pernah membaca novel Perahu Kertas. Katanya, “Hati
tak perlu memilih. Hati tahu kemana ia akan berlabuh....”
Aku menarik
nafas....
Tuhan
aku menerimanya :’)
@normayusb
29 Nov 2012
21:54 WIB
Langganan:
Postingan (Atom)